DOCTOR

DOCTOR
My The Doctor Otomotif

Pages

Senin, 21 Mei 2012

AKHIRNYA PODIUM

Juara bertahan MotoGP, Casey Stoner, gagal menjadi kampiun pada grand prix Prancia, Minggu 20 Mei 2012. Namun, ia mengakui balapan di Le Mans memang cukup sulit.

Diguyur hujan sejak start, Le Mans langsung menyajikan kejutan pada awal balapan. Jorge Lorenzo mampu melesat dan mencuri posisi dua rider Honda, Stoner dan rekannya Dani Pedrosa. Bahkan, sang juara bertahan gagal mempertahankan posisi runner-up setelah disalip Valentino Rossi di lap-lap akhir.

Valentino Rossi, berhasil meraih posisi finis terbaiknya musim ini di sirkuit Estoril, Minggu 6 Mei 2012. Rider yang memacu Ducati itu mengaku menikmati balapan tersebut.

 
 "Catatan waktu sedikit lebih baik dari sebelumnya, karena kami mempersiapkan semuanya dengan baik sejak latihan hari Jumat sampai balapan. Saya bisa mengancam karena tahu apa kemampuan motor ini, karena itu saya bisa lebih menekan dan mencatatkan waktu lebih baik," ujar Rossi, seperti yang dilansir Crash.

"Lap-lap awal berjalan cukup baik. Saya bisa memperbaiki posisi dan mempertahankan kecepatan. Intinya kami bisa memaksimalkan potensi motor ini, dan sekarang kami harus mengambil langkah kedepannya," lanjutnya.

"Kami akan segera melakukan tes, dan kami akan mulai langsung bekerja. Meski begitu, saya cukup bersenang-senang saat balapan di Estoril," imbuh pembalap berjuluk 'The Doctor' itu.

Rencananya tim Ducati akan menjalani tes di Estoril namun akhirnya batal karena cuaca buruk. Akhirnya tes pun dipindah ke sirkuit Mugello pada 22 sampai 24 Mei mendatang. 

Valentino Rossi mengatakan: “Saya sangat senang, hasil ini penting bagi kami. Saya tahu saya memiliki kesempatan lebih baik dalam kondisi basah untuk bisa meraih podium, jadi saya mencoba membalap dengan lebih baik dan untuk tetap berkonsentrasi. Kami tahu kami memiliki kesempatan spesial untuk finish tiga besar, jadi penting bagi kami untuk membalap maksimal.


Diakui Rossi, pencapaianya tersebut tidak lepas dari kondisi lintasan di Le Mans yang cukup bersahabat dengan motornya. Balapan sendiri diketahui digelar di atas sirkuit basah.

"Saya sangat senang. Ini hasil yang sangat penting bagi kami," kata Rossi usai lomba.

"Saya tahu saya punya peluang bagus untuk meraih dalam kondisi seperti ini. Karena itu saya mencoba tetap berkonsentrasi dan menjaga kecepatan maksimum


Rossi dan Stoner terlibat persaingan sengit pada akhir balapan seri keempat MotoGP 2012 dimana keduanya beberapa kali mengalami pergantian posisi, hingga pada last lap, Rossi dapat mendahului The Aussie dan menyelesaikan balapan di podium kedua yang merupakan prestasi terbaiknya sejak bergabung bersama Ducati musim lalu.

Dalam memperebutkan podium kedua, Rossi dan Stoner mengaku teringat oleh kejadian balapan GP Spanyol pada tahun lalu, dimana kala itu Rossi menyeret keluar Stoner saat hendak menyalipnya di tikungan pertama Sirkuit Jerez. Setelah mengalami kecelakaan pada balapan yang digelar dalam kondisi hujan tersebut, Stoner gagal menyelesaikan lomba, sedangkan Rossi mampu melanjutkan balapan hingga finish kelima.

Valentino Rossi tampil menjanjikan dalam balapan di MotoGP Prancis, Minggu 20 Mei 2012. Rider veteran itu kembali menemukan sentuhan terbaiknya setelah sukses menyentuh garis finis di urutan kedua. Sirkuit Le Mans begitu bersahabat buat The Doctor.


Duel ketat memperebutkan podium kedua yang melibatkan Stoner dan Rossi menjadi puncak balapan di seri ke-4 ini. Rossi yang melihat celah saat memasuki tikungan berhasil melewati seterunya itu, 3 putaran jelang final-lap.  Rossi akhirnya menutup balapan di peringkat 2. Di atas podium, dia diapit juniornya, Lorenzo dan Stoner.



Hasil balapan MotoGP Prancis
1-Jorge Lorenzo-Yamaha-49m39.743s
2-Valentino Rossi-Ducati-(+ 9.905s)
3-Casey Stoner-Honda-(+ 11.298s)
4-Dani Pedrosa-Honda-(+ 29.361s)
5-Stefan Bradl-LCR Honda-(+ 32.477s)
6-Nicky Hayden-Ducati-(+ 32.842s)
7-Andrea Dovizioso-Tech 3 Yamaha-(+ 59.759s)
8-Cal Crutchlow-Tech 3 Yamaha-(+ 1m05.152s)
9-Hector Barbera-Pramac Ducati-(+ 1m07.846s)
10-Alvaro Bautista-Gresini Honda-(+ 1m13.193s)
11-James Ellison-Paul Bird Aprilia-(+ 1m26.663s)
12-Mattia Pasini-Speed Master Aprilia-(+ 1m27.633s)
13-Aleix Espargaro-Aspar Aprilia-(+ 1 lap)
14-Michele Pirro-Gresini FTR-Honda-(+ 1 lap)
15-Yonny Hernandez-Avintia FTR-Kawasaki-(+ 1 lap)
16-Ben Spies-Yamaha-(+ 1 lap)
17-Chris Vermeulen-Forward Suter-BMW-(+ 2 laps)
18-Ivan Silva-Avintia Inmotec-Kawasaki-(+ 2 laps)




































Kamis, 23 Februari 2012

Maksimalkan Gap Busi

Haram merapatkan atau meranggangkan jarak antara pusat elektroda dengan massa busi! Sebab, gap menentukan besaran letikan api. "Gap sesuai aturan memberikan lentikan api yang maksimal,"

Gap membuat listrik di ujung elektroda meletikkan api ke titik massa busi. Jika dirapatkan berefek negatif. "Kalau direnggangkan dari ketentuan batas pun tak bagus. Karena gap  disesuaikan karakter mesin,

Lnetikan api busi maksimal jika gap elektroda dan massa pas. "Jika elektroda menumpul, loncatan apinya tak muncul,"

Gap busi antara 0,6-0,8 mm. "Tapi, busi iridium, jaraknya lebih rapat. Sebab elektroda iridium tak butuh voltase tinggi untuk lontarkan api,

Perubahan gap busi kerap terjadi saat bersihkan elektroda. Bisa karena tergerus, atau karena tertekan. Jika merenggang, usaha listrik di ujung elektroda mencapai massa pun membesar. Alhasil, lontaran api mengecil.

"Terlalu jauh, elektroda tak mampu letikan api ke massa busi. Usaha terlalu berat bikin part lain, semisalnya, koil melemah,

Kerapatan, lentikan api terlalu cepat terjadi. "Letikannya kecil, atau tak sempat meletikkan api. Jadi, mesin sulit hidup,

Toh diakui, busi yang lemah bisa ‘dikuatkan' dengan merapatkan gap. Jadi, tegangan listrik yang lemah dari elektroda bisa melontarkan api ke massa. Tapi, hasilnya tetap tidak maksimal.

So, ada 2 ciri gap busi tak pas. "Kerapatan, sulit gapai rpm tinggi. Power putaran menengah ke atas lemah," akan tetapi "Jika terlalu renggang, mbrebet di rpm tinggi, bahkan ‘nembak',

Pemberesih Throttle Body Di Bengkel Resmi YAMAHA

Yang Namanya perangkat injeksi, lama kelamaan pasti kotor. Kotoran pada throttle body dan injector bisa dirasakan dari putaran mesinnya yang tidak stabil. Hal ini disebabkan oleh butterfly atau skep di dalam throttle body yang terganjal penumpukan karbon sehingga tidak bisa menutup dengan sempurna.

"Kami menyarankan pembersihan injector dan throttle body dilakukan tiap 10 ribu kilometer,"



PEA Carbon Cleaner (kanan) bisa diaplikasi tanpa harus ke bengkel, Paket 3M (kiri) membersihkan throttle body dan injector.

Khusus di Yamaha, ada tiga cara yang bisa dipilih. Tentunya disesuaikan dengan kondisi motor dan kondisi si pengendara sendiri. Kalau tidak terlalu kotor dan enggak mau repot karena terlalu lama melakukan pembongkaran bisa pakai cara yang pertama.

Yaitu menggunakan PEA Carbon Cleaner. Cairan yang sudah direkomendasikan Yamaha ini dicampurkan ke dalam tangki bahan bakar dan diklaim dapat mengurangi kadar karbon dengan mudah. Asiknya perawatan yang satu ini bisa dilakukan sendiri tiap 3 ribu kilometer, tapi PEA Carbon Cleaner-nya harus beli di bengkel Yamaha ya!

Masih kurang puas? Boleh lakukan cara kedua yaitu paket service dan pembersihan dengan 3M Throttle Body Cleaner dan Fuel Injection Cleaner. Kalau yang ini harus dilakukan di bengkel resmi Yamaha, dan sebaiknya dilakukan tiap 10 ribu kilometer.

Dalam tahapannya, throttle body akan dibersihkan dengan cara dilepas dan disemprot 3M Throttle Body Cleaner. Setelah throttle body bersih, lalu dilanjutkan dengan membersihkan injector. Untuk yang satu ini digunakan 3M FI Cleaner, cairan pembersih ini digunakan sebagai pengganti bahan bakar.

Maka dari itu butuh special tools untuk memasukan cairan ke throttle body. Special tools ini mirip preasure regulator, tapi yang ini sudah didesain khusus untuk motor Yamaha dan hanya dimiliki oleh jaringan bengkel Yamaha.

Setelah 3M FI Cleaner terpasang pada special tools dan tersambung ke selang bensin yang menuju ke injector, atur tekananya agar mencapai 250 Kpa sesuai standar Yamaha V-Ixion. Dan terakhir tinggal hidupkan mesin selama 10 menit. Kotoran akan bersih dengan sendirinya. 

 Masih belum puas? Silahkan pilih cara yang ketiga.


 Alat ini bukan cuma membersihkan tapi juga bisa melihat kondisi injector dari kualitas semprotannya

Silahkan pilih cara yang ketiga. Cara ini jauh lebih detail lagi, yaitu dengan menggunakan Yamaha Injection Cleaner. Alat yang satu ini digunakan untuk membersihkan injector. Bedanya, selain dibersihkan kondisi semprotan bahan bakar oleh injector bisa dipantau.

"Selain membersihkan juga bisa dilakukan pengetesan untuk melihat kondisi injector dari kualitas semprotannya, Alat ini memiliki dua tabung untuk melakukan tes volume dan sebuah ruang kaca untuk melihat arah semprotannya.

Satu lagi fasilitasnya adalah sebuah wadah kecil untuk membersihkan injectornya itu sendiri. Setelah dibersihkan langsung dilihat kualitas semprotannya. Kalau hasilnya belum memuaskan pembersihan bisa dilakukan berulang kali. Lengkap kan!




Penyebab Mesin Ijeksi Susah Langsam

 Sistem bahan bakar injeksi banyak disesaki peranti cangih. Tapi, masalahnya kadang sepele. Misalnya tidak mau langsam. Padahal distarter mesin mau hidup, tapi ketika grip gas dilepas, engine langsung mati.

Itu karena stasioner enggak mau stabil. Akibatnya, lengan dan telapak tangan jadi pegal karena musti menjaga irama rpm agar mesin tak mati mendadak. Belum lagi jalur yang sering dilewati sering macet. Apasih yang harus diperbaiki? Masalah sepele tapi di mesin injeksi serasa pusing. Yuk telusuri!


 Layaknya karburator, gejala tidak langsam di injeksi bisa disebabkan beberapa faktor. Tapi, tentunya di sistem injeksi lebih mudah dideteksi dong. Kan, ada tanda peringatan yang sumbernya dari sensor-sensor yang diaplikasi.

Mekanik pun enggak perlu tebak-tebakan buat cari tahu penyebab masalahnya. Cukup pakai alat diagnostic tool. Begitu soket pembaca kerusakan ini dicolok ke pacuan, part langsung scaning tiap sensor.

Misalnya di Yamaha V-Ixion. Jika ada gelaja tidak langsam, kondisi ini bisa disebabkan adanya gangguan di sensor Intake Air Pressure (IAP). Sensor ini berfungsi membaca udara bersih yang masuk ke throttle body.

"Jika ada gangguan di sensor ini, alat akan memunculkan kode kerusakan S/D14,” Gangguan yang dimaksud, adalah terjadinya penyumbatan di sensor.

Meski lubang sensor tersumbat, tapi mesin memang masih mau hidup dan bisa dipakai jalan. Tapi, tentunya campuran udara dan bahan bakar yang dihasilkan menjadi tidak sempurna. Tersumbatnya lubang, bisa disebabkan kotoran seperti debu atau partikel halus lainnya.

 Membersihkannya mudah. Cukup bongkar throttle body dan bersihkan pakai cairan perontok kotoran. Baiknya, cairan yang dipakai khusus dan mengandung petroleum based solvent. Bukan cairan pembersih karburator biasa, lho.

Tapi baiknya, tidak dilakukan sendiri. Karena di throttle body terdapat beberapa sensor. “Jika sensor terganggu, bisa menyebabkan error di bagian lain. Misalnya di ECU,”



Faktor Lain

Kejadian motor injeksi tidak langsam ada beberapa faktor. Faktor pertama bisa dari busi. “Busi yang dibersihkan pakai bensin bisa bikin motor jadi tidak langsam. Karena busi cepat aus,

Kemudian, bisa juga disebabkan setelan kerapatan klep yang tak sesuai rekomendasi pabrikan.        “Standar penyetelan klep di V-ixion, biasanya klep in 0,10-0,14 dan klep ex 0,16-0,20,"

Ada lagi, yaitu gangguan angin yang masuk filter udara. Disarankan, jangan pernah menaruh jas hujan dekat boks filter. Terutama di pacuan model sport. Seperti Yamaha V-ixion yang lubang isap filternya berada di bawah jok pengendara.

Karena dikhawatirkan, jas akan menutup jalur udara yang dibutuhkan engine melalui boks. “Kalau tertutup, akibatnya motor jadi kekurangan asupan udara, sehingga bisa menyebabkan tidak bisa langsam. Karena perintah yang masuk ke sensor menjadi ngaco. Sama seperti filter udara yang kotor,”